Komposisi Foto dalam Fotografi
Berbicara tentang komposisi dalam fotografi maka kita berbicara tentang bagaimana cara kita menempatkan hal yang menarik (point of interest) foto kita di frame foto. Dengan komposisi foto yang tepat kita bisa lebih menonjokan apa yang menarik dan pesan apa yang ingin kita sampaikan ke orang yang melihat foto kita. Perlu diketahui komposisi dalam fotografi adalah hal yang cukup penting untuk anda ketahui dan
pelajari. Kebanyakan dari kita hanya berfokus pada pengaturan aperture, iso, shutter, white balance dan pengaturan teknis kamera lainnya tapi lupa akan halnya komposisi foto itu sendiri.
Bicara soal komposisi fotografi maka kita berbicara tentang seni dan rasa kita dalam mengambil gambar. Tidak ada aturan pasti untuk komposisi dalam fotografi, semuanya sah-sah saja karena dalam seni tidak ada ilmu pastinya. Akan tetapi ada beberapa teknik komposisi yang mungkin anda cukup mengaktifkan gridline (dengan ukuran 3x3) yang ada dipengaturan kamera kalian, maka secara otomatis akan keluar garis sehingga membagi frame dikamera kalian menjadi 3 bagian secara horizontal dan vertikal. Aturan dalam komposisi rule of third ini menempatkan point of interest di pertemuan titik-titik garis tersebut, contoh sebagai berikut :

1. Komposisi Foto Rule of Third
Rule of Third merupakan salah satu komposisi foto paling mendasar dan wajib diketahui oleh fotografer.
Dalam rule of third, fotografer cukup membagi bidang foto menjadi 9 kotak yang sama besar dan meletakkan POI (point of interest) pada titik atau garis pada bidang yang terbagi menjadi 3 x 3 tersebut.
Interesting point (IP) ada 4 titik, sementara Interesting Lines terdiri dari 2 garis horizontal dan 2 garis vertikal.
Point of Interest yang diletakkan pada keempat titik atau garis di atas bisa berupa objek atau bagian mata dari objek foto.
Banyak kamera digital saat ini yang telah memberikan fitur rules of third (grid) ini, baik pada layar mode live view ataupun pada view finder-nya.
Contoh foto dengan komposisi Rule of Thirds.
2. Komposisi Foto Golden Shape
Golden Shape adalah komposisi foto dengan membagi bidang foto baik bertepi garis nyata atau bertepi maya menjadi positif-negatif sehingga tampak seperti adanya kontras antara kedua bidang tersebut sehingga membentuk satu kesatuan yang harmonis.
Prinsip Golden Shape » dengan membagi bidang positif-negatif dengan pas dan seimbang maka foto akan tampak terkomposisi dengan baik.
Contoh foto dengan komposisi Golden Shape.
Pembagian bidang antara positif dan negatif ada yang menggunakan perbandingan 50 : 50 atau 30 : 50, tergantung selera.
Namanya juga seni, tidak ada yang benar-benar pasti.
3. Komposisi Foto Simetris (Centred Composition)
Komposisi foto ini meletakkan objek dan membagi bidang foto sama rata kanan dan kiri sehingga terlihat simetris.
Contoh foto dengan komposisi Simetris.
Dalam videonya, Steve McCurry mengatakan..
“Komposisi itu penting, namun dalam proses kreatif, aturan ada untuk dilanggar..”
4. Komposisi Foto Repetition dan Pattern
Secara naluriah, manusia sangat tertarik dengan pattern atau pola yang harmonis. Inilah mengapa foto dengan komposisi berpola atau perulangan bisa menjadi sebuah karya foto yang bagus.
Sebuah pola (pattern) dan perulangan (repetition) bisa didapatkan dengan pemilihan angle foto yang tepat serta pemilihan jarak antara lensa dengan objek sedemikian rupa.
Contoh foto dengan komposisi Repetition dan Pattern.
Lahan dengan tanaman hijau dengan pola perulangan membuat foto jadi terlihat sangat menarik.
Lanskap kota yang tersusun rapi membentuk pola yang menarik sehingga foto menjadi terlihat sangat bagus.
Pola perulangan (repetition) pada orang di atas membuat foto menjadi menarik.
5. Komposisi Foto Perspektif
Perspektif adalah teknik pengambilan gambar dengan memanfaatkan efek jauh dekat yang dihasilkan oleh lensa sehingga menimbulkan suatu dimensi yang sangat menawan.
Prinsip dalam komposisi Perspektif adalah memanfaatkan efek proporsi dan dimensi yang ditimbulkan untuk memperkuat dan mengarahkan mata kita ke POI atau menampilkan perspektif yang berdiri sendiri sebagai bentuk keindahan komposisi.
Hal ini bisa kamu peroleh dengan pengaturan angle dan jarak yang tepat sehingga bisa mendapatkan foto yang berdimensi.
Contoh foto dengan komposisi Perspektif.
.. tapi hati-hati, jika keliru bisa membuat foto jadi kurang enak dilihat.
Gedung tinggi yang terlihat mengkerucut ke atas ditambah adanya pesawat yang sedang melintas membuat foto perspektif ini jadi keren banget..
6. Komposisi Foto Frame in Frame
Dengan teknik frame in frame, kita sedang membuat sebuah komposisi foto dengan mengarahkan atau menuntun mata untuk memperhatikan apa yang ada didalam sebuah “frame” dengan mengesampingkan apa yang ada di luar “frame”.
Frame disini bukanlah sebuah frame foto dalam bentuk fisik, tapi kamu mencari objek yang bisa dijadikan “frame” baik berbentuk garis nyata ataupun maya.
Carilah elemen seperti jendela, pintu, koridor, spion, pilar gedung, lengkungan atau objek apapun yang umumnya berbentuk geometris tertutup untuk membingkai POI.
Frame juga tidak mesti mengelilingi keseluruhan POI.
Seorang kakek tua yang sedang membaca Al Quran di-framing dengan jendela.
Seorang wanita di Afganistan yang menjadi POI di-framing secara tidak tegas oleh dua buah pintu yang mengapitnya.
Sebuah rumah ditepi danau yang menjadi POI di-framing oleh pohon dan rerumputan dipinggir danau.
7. Komposisi Foto Leading Lines
Salah satu komposisi foto yang sangat menarik menurut saya adalah Leading Lines.
Line atau garis bisa berbentuk maya atau nyata yang menuntun mata kita ke objek yang menjadi POI..
.. atau garis itu sendiri yang menjadi POI dalam foto.
Cari objek seperti jalan, dinding, jembatan atau apapun yang bisa membentuk sebuah garis maya dan mengarahkan mata ke objek sebenarnya (POI).
Dua orang wanita dan pria di Afganistan yang sedang berjalan menuju Masjid menjadi garis abstrak yang menuntun mata ke objek utama yaitu Masjid.
Sandaran kursi menjadi garis penuntun ke POI seorang pria yang sedang duduk.
Bahkan pattern pada lantai keramik bisa membentuk garis yang menuntun mata menuju POI Menara Eiffel.
Tali yang membentuk garis menjadi POI-nya sendiri yang mengarahkan mata ke pusat simpul tali.
Garis penuntun juga tidak mesti berbentuk garis lurus, bisa juga garis berbentuk lengkungan yang menjadi penuntun menuju POI sehingga foto terlihat lebih kreatif.
8. Komposisi Foto Negative Space
Komposisi Negative Space merupakan salah satu komposisi kreatif yang membiarkan banyak ruang kosong atau negative space pada foto.
Ruang kosong disini bisa berupa langit, hamparan padang pasir yang luas, padang rumput atau apapun yang bisa memberikan “ruang kosong” pada foto.
Dengan memberikan ruang kosong yang tepat, foto kamu bisa terlihat sangat menarik dan kreatif.
Dinding pada kanan kiri foto memberikan ruang kosong pada foto sehingga foto terlihat lebih menarik.
Langit yang berwarna biru di sekitar patung memberikan efek ruang kosong pada foto sehingga foto terlihat lebih menawan.
9. Keseimbangan Elemen Foto
Komposisi dengan menyeimbangkan elemen pada foto merupakan teknik yang sangat menarik dan membutuhkan kreatifitas lebih.
Lebih jelasnya, lihat foto berikut ini..
Sekilas foto lampu jalan pada sisi kiri foto sudah memenuhi kriteria Rule of Thirds, tapi foto terasa kosong apabila tidak ada menara Eiffel pada sisi kanan foto.
Karena itulah, Barry O Carroll mengambil angle sedemikian rupa agar menara Eiffel masuk dalam foto sehingga bisa menjadi POI sekunder yang akan menyeimbangkan foto agar terlihat lebih kreatif dan menarik.
Pasti kamu berpikir, komposisi ini justru malah bertentangan dengan komposisi Negative Space yang membiarkan ruang kosong pada foto.
Itulah seni, tidak ada yang benar-benar mutlak, tidak ada rules atau aturan uang baku..
.. semua butuh kreatifitas masing-masing photographer.
Jika ada tutorial yang bertentangan antara satu dengan lainnya itu bukan masalah.
Pada kondisi tertentu, komposisi A cocok untuk foto A, tapi tidak cocok untuk foto B, begitu juga sebaliknya.
jadi..
.. mainkan imajinasimu..
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Tipografi
Pengertian Tipografi – Dalam dunia desain grafis, tipografi memegang peran yang cukup penting. Tipografi sering digunakan untuk menyempurnakan sebuah desain. Penggunaan tipog
PENGAMBILAN GAMBAR DENGAN TEKNIK BLURRING
A. Mengenal Teknik Blurring Blurring merupakan istilah dalam bahasa inggris yang diserap dari kata blur. Blur berarti kurang jelas, kabur, dan objek terlihat samar. Dalam dunia fotograf
Teknik Zooming dan Panning
ZOOM ( zooming ) Zooming adalah teknik pemotretan untuk memperoleh hasil foto dengan kesan objek mendekat/ menjauhi kamera. untuk itu digunakan lensa zoom. kecepatan yang digunakan
